Ujang menjelaskan, berbagai cara untuk menjatuhkan lawan politik merupakan suatu bumbu dalam kancah perpolitikan di Indonesia. Sudah barang tentu, lanjut dia, kasus korupsi Hambalang dicuatkan kembali ke permukaan untuk menarik simpatisan masyarakat.
"Namanya juga politik sedang terjadi saling hancurkan antar kedua kubu. Dulu memang citra Demokrat hancur salah satunya karena banyak kadernya yang terlibat korupsi dalam kasus Hambalang," ujarnya.
Baca juga: Kubu Moeldoko Mau Gelar Konferensi Pers, Kubu AHY: Bentuk Frustasi dan Menutupi Rasa Malu
Sebelumnya pendiri Partai Demokrat, Max Sopacua menuturkan, pemilihan Hambalang sebagai tempat konpres dapat menjadi titik awal Partai Demokrat Moeldoko menuju masa depan yang lebih baik.
"Kenapa di Hambalang? Kita tidak boleh melupakan sejarah. Saya ingin menyampaikan bahwa setelah habis selesai dan ada Partai Demokrat pimpinan Moeldoko, di sini kita jadikan starting point Demokrat pimpinan Moeldoko to the future," ujar Max Sopacua, di Hambalang.
(Awaludin)