Sejarah Gedung Pusdikpal: Tempat Laundry Tentara Belanda sampai Pabrik Kecap

Komaruddin Bagja, Jurnalis
Jum'at 26 Maret 2021 08:42 WIB
Pusdikpal TNI AD di CImahi (Foto : MNC Portal)
Share :

Dalam perkembangannya, kata Taufan, Pusdikpal tidak terlepas dani pembenahan-pembenahan yang dilaksanakan di lingkungan TNI AD, baik dalam tataran organisasi maupun personel.

Periode 1951 sampai 1963, berdasarkan keputusan Kasad nomor : 239/KASAD/KPTS/51 tanggal 1 Desember 1951, Dinas Teknik Tentara (DTT) dan Dinas Peralatan Tentara (DPLT) divalidasi menjadi Dinas Peralatan Angkatan Darat (DPLAD).

Demikian pula sebutan Pendidikan Teknik Tentara (Pe Te Te) berubah menjadi Depo Pendidikan 1 (Satu) berkedudukan di Cimahi dan Depo Pendidikan II (Dua) Dinas Peralatan Angkatan Darat berpangkalan di Cililitan.

Sebagai upaya memantapkan kinerja lembaga, pada tahun 1953, dua institusi pendidikan teknik tersebut diorganisasikan menjadi satu dengan nama Pusat Pendidikan Bintara.

Pada tahun 1953 disarankan perlunya tempat pendidikan Perwira maka oleh DPLAD dibelilah kompleks Gadobangkong dari Yayasan Advent dan digunakan untuk Pendidikan Sekolah Ulangan Perwira DPLAD.

Pada tanggal 1 April 1955, sesuai dengan Surat Keputusan Kasad Nomor : 19/KSAD/KPTS/1955 tanggal 25 Januari 1955, kedua lembaga pendidikan DPLAD ini dilebur menjadi satu dengan nama Pusat Pendidikan Peralatan Angkatan Darat (PPPLAD) yang dipusatkan di Cimahi.

Sesuai Instruksi Kasad Nomor : 04/11/1956 tanggal 1 Desember 1956 PPPLAD, taktis di bawah Inspektorat Jenderal Pendidikan dan Latihan (Ijen PL) dan teknis di bawah Direktorat Peralatan berdasarkan penetapan Kasad Nomor : P4T P.0-5 tanggal 5 September 1958 dan Surat Keputusan Komandan Pendidikan dan Latihan (Dan Plat) Nomor Kpts 495/11/1959 tanggal 21 Nopember 1959 maka mulai tanggal 1 Januari 1960 dirubah namanya menjadi Resimen Induk Peralatan (Rinpal).

Rinpal secara taktis dibawah Komando Pendidikan dan Latihan (Kopiat) dan teknis serta pembinaan personel berada di bawah Ditpalad. Berdasarkan surat keputusan Men/Pangad Nomor Kpts. 271/11/1963 tanggal 20 Maret 1963 dan Surat Keputusan Dan Rinpal Nomor : 73/1X/1963 tanggal 1 September 1963 maka dirubah namanya menjadi Pusat Pendidikan Peralatan (Pusdikpat).

Periode 1963 sekarang dengan dibentuknya Komando Pengembangan Pendidikan dan Latihan (Kobangdiklat) serta Komando Logistik TNI AD (Kologad), Sesuai dengan organisasi dan tugas yang berlaku, maka Pusdikpal)berada di bawah kendali Pusat Peralatan Kobangdiklat TNI Angkatan Darat.

Pada tanggal 6 Oktober1978, Pusdikpal diorganisasikan di bawah Kobangdiklat TNI Angkatan Darat. Pada tanggal 25 Januari 1986, Pusdikpal kembali diorganisasikan di bawah Ditpalad. Berdasarkan Kep Kasad Nomor : KEP 1/VI/1997 tanggal 20 Juni 1997, Pusdikpal Ditpalad berubah menjadi Pusdikpal TNI Angkatan Darat.

Selanjutnya berdasarkan Sprin Kasad Nomor : Sprin/1104/VI11/1998 tanggal 14 Agustus 1998, Pusdikpal TNI Angkatan Darat diorganisasikan di bawah Kodiklat Angkatan Darat.

Taufan menjelaskan, dari Pemerintahan Kota Cimahi memberikan suatu wadah yang bertujuan melestarikan peninggalan tersebut dengan membuat konsep wisata

Militer Bersejarah.

Nantinya, ada semacam tur mengelilingi bangunan militer bersejarah sambil memberikan edukasi kepada masyarakat soal kemiliteran yang ada. "Jadi adanya rencana Military Heritage Tourism ini diharapkan mudah-mudahan ke depan industri pariwisata di Kota Cimahi ini makin berkembang," tutupnya.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya