JAKARTA - Jayabaya adalah seorang cenayang. Masyarakat Jawa mengatakan sosok Jayabaya mempunyai kawaskitan. Dia juga mempunyai aji penerawangan ke depan terhadap sesuatu. Dalam ilmu batin dapat menerawang kejadian di masa depan.
P.N.A Masud Thoyib Adiningrat, Pengageng Kedaton Nusantara, menceritakan bahwa Prabu Jayabaya raja Kediri bertemu pendeta dari Rum yang sangat sakti, Maulana Ali Samsuyen.
"Ia pandai meramal serta tahu akan hal yang belum terjadi. Jayabaya lalu berguru padanya, sang pendeta menerangkan berbagai ramalan yang tersebut dalam kitab Musaror dan menceritakan tentang orang sebanyak 12 ribu keluarga oleh utusan Sultan Galbah di Rum," ungkapnya, Sabtu (27/3/2021).
Baca juga: Ramalan Jayabaya dan Ronggowarsito, dari Bencana sampai Pertentangan Anak Bangsa
Orang itu lalu ditempatkan di Pegunungan Kendeng, bekerja membuka hutan tetapi banyak yang mati karena gangguan makhluk halus dan jin. Pada tahun rum 437, lalu Sultan Rum memerintahkan lagi orang di Pulau Jawa dan kepulauan lainnya dengan mengambil orang dari India, Kandi, dan Siam.