Sepengetahuan Abu Umar, NM tidak pernah kemana mana. Kalaupun keluar rumah, kata Abu Umar, NM hanya pergi ke Nglegok, Kabupaten Blitar untuk menjenguk ibunya yang sakit sakitan. Sebab selain anak tunggal, ayah NM juga sudah meninggal dunia. Menurut Abu Umar, menantunya juga tidak pernah menerima tamu dengan gelagat aneh.
"Sering wira wiri Tulungagung - Blitar untuk menjenguk ibunya yang hidup seorang diri dan sakit sakitan," kata Abu Umar yang mengaku kaget dengan adanya penangkapan oleh Densus 88.
Sementara itu, Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto membenarkan, dalam penangkapan disertai penggeledahan di rumah NM, petugas menyita dua pucuk senjata api rakitan.
Saat ini NM telah dibawa Tim Densus 88 ke Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan. Sementara MB, istrinya diperiksa di Polres Tulungagung dan rencananya akan dipulangkan.
"Iya benar. Saya melihat dua pucuk senjata rakitan yang ditemukan. Seperti pistol dua biji dan beberapa selongsong peluru," kata Handono.
(Awaludin)