Setelah selesai disumpah para abdi dalem kemudian diberikan kekancingan sesuai dengan pangkat yang telah ditetapkan dan biasanya untuk anon anon bergabung dalam paguyuban abdi dalem tertentu dan mengadakan upacara selamatan atas pemberian pangkat sebagai abdi dalem.
"Sumpah abdi dalemn antara lain Melu Gawa Gawene Karaton Sing Wis Kadhawuhaken Apa Dene Kang Durujg Kadhawuhake," ucapnya.
Berikutnya, jalur kegiatan melestarikan adat dan budaya yang bersumber dari keraton Surakarta, dari informasi.
"Inilah abdi dalem yang ada di daerah mengajukan usulan orang dianggap berjasa untuk diberikan anugerah kepangkatan sebagai abdi dalem dengan meminta persetujuan yang bersangkutan kesediaan diangkat sebagai abdi dalem," tuturnya.
Lalu, Jalur Lumintir atau meneruskan jabatan orangtua, biasanya abdi dalem garap diberikan tempat atau rumah dalam Cepuri Baluwarti. Setelah orang tuanya pensiun atau meninggal maka anak-anaknya akan meneruskan pengabdian sebagai abdi dalem karena rumah di Baluwarti (di dalam beteng) adalah rumah untuk badi dalem yang masih aktif bertugas sebagai abdi dalem garap.
(Fakhrizal Fakhri )