Apresiasi Pencopotan Pejabat Pelni, KSP Ingin BUMN Bersih dari Paham Radikal

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Sabtu 10 April 2021 05:58 WIB
Ilustrasi (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengapresiasi sikap komisaris PT Pelni yang berani mencopot pejabatnya karena menggelar kajian Ramadan tanpa izin atasan. Dia berharap tindakan tegas komisaris PT Pelni itu dapat ditiru oleh seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Bang Ali atas nama Kantor Staf Presiden atas nama Tenaga Ahli Utama KSP memberikan apresiasi kepada komisaris dan direksi PT Pelni atas langkah dan tindakan tegas yang mereka ambil. Salutlah, mudah-mudahan bisa menjadi contoh dan pelajaran bagi BUMN yang lain," kata Ngabalin saat berbincang dengan MNC Portal Indonesia lewat sambungan telepon, Jumat (9/4/2021), malam.

Dia ingin BUMN bersih dari paham radikal "BUMN itu harus bersih dari orang-orang yang menyebarkan ajaran dan paham-paham radikal di karyawan-karyawan BUMN," ujarnya.

Ngabalin menjelaskan alasan dirinya mengapresiasi pencopotan pejabat PT Pelni tersebut. Salah satunya, untuk mengantisipasi adanya penyebaran paham radikalisme dan intoleransi di kalangan BUMN. Ia kemudian menyinggung soal sosok penceramah yang isi ceramahnya justru menyebarkan kebencian.

Baca juga: Pelni Buka Suara Terkait Kasus Pengajian Radikalisme

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya