Menurut Kosim, kebakaran sebenarnya berlangsung sangat singkat dan cepat. Namun, besarnya kobaran api langsung menghanguskan rumah beserta korban yang tinggal seorang diri itu. Posisi korban yang meninggal di pintu, lanjut Kosim, terlihat jika korban berusaha untuk menyelamatkan diri.
"Terkait penyebab kebakaran, sepertinya karena obat nyamuk bakar, atau konsleting listrik. Untuk lebih validnya penyebab kebakaran kita masih menunggu petugas Inafis Polres Lamongan," jelasnya.
Sesuai kesepakatan dan pertimbangan perwakilan pihak keluarga, perangkat desa, dan saksi, korban tidak di outopsi, melainkan untuk pembersihan dan mensucikan jenazah korban di rumah sakit.
"Korban dimakamkan di pemakaman desa setempat," pungkasnya.
(Awaludin)