JAKARTA - Wacana radikalisme yang kerap didengung-dengungkan, menurut anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon, bisa menimbulkan prasangka dan fitnah tidak henti.
Hal tersebut disampaikan Fadli di lini masa akun Twitternya menanggapi pemberitaan mengenai pegawai negeri sipil (PNS) yang terpapar radikalisme.
Menurut Fadli Zon, jangan-jangan mereka yang memberikan penilaian tentang radikalisme, justru tidak mengerti tentang hal itu.
Baca Juga: Psikolog: Cegah Anak Berperilaku Radikal dengan Beri Cinta yang Utuh
"Harus dievaluasi, jangan-jangan yang nilai radikalisme tak mengerti radikalisme itu apa. Wacana radikalisme bisa membuat prasangka dan fitnah tak henti, dijadikan alat bungkam kritik atau refleksi fobia Islam. Ini yang bikin demokrasi RI jeblok ke rangking 102," cuit Fadli Zon dikutip dari lini masa Twitter, Senin (19/4/2021).Baca juga: Soal Ibu Kota Baru, Fadli Zon: Hari Gini Masih Mikir Pindah?.