Jembatan ini dibangun bekerjasama dengan Yayasan Relawan Kampung, sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang banyak membantu pembangunan jembatan di kawasan pedesaan di Indonesia. Pembangunan jembatan selesai dalam waktu 70 hari dengan melibatkan 30 pekerja dan 3 insinyur. Semua pekerja berasal dari penduduk setempat.
Baca juga: Eksklusif: Investor UEA Minati Investasi Wisata di Indonesia
Duta Besar UEA untuk Indonesia, H.E. Abdulla Salem AlDhaheri mengatakan bahwa hubungan bilateral antara Uni Emirat Arab dan Republik Indonesia diikat oleh semangat persaudaraan dan solidaritas, penghargaan, dan penghormatan.
Selain itu, juga terdapat kesamaan visi antara dua kepala negara dan dan rakyat yang bersahabat.
Abdulla menjelaskan, peresmian jembatan gantung ini adalah hasil dari kerja sama dan solidaritas di antara kedua negara yang telah berlangsung lama. Jembatan ini juga merupakan bagian dari bantuan kemanusiaan yang sejak lama dilakukan oleh UEA dan lembaga sosialnya untuk membantu rakyat Indonesia.