Soal Rapid Test Bekas di Bandara Kualanamu, Gubernur Edy Minta Maaf

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis
Rabu 28 April 2021 22:40 WIB
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi (Foto: Okezone)
Share :

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi meminta maaf kepada seluruh masyarakat atas kegaduhan yang timbul akibat dugaan penggunaan peralatan bekas pada layanan Rapid Test Antigen Covid-19 di Bandara Internasional Kualanamu.

Edy mengaku sebagai kepala daerah dirinya lalai melakukan tugas pengawasan atas layanan yang dikelola PT Kimia Farma Diagnostik itu.

"Saya minta maaf, itu kelengahan saya. Saya pikir semua orang sudah melakukan tugasnya dengan baik. Tapi ada orang yang menyelewengkan wewenang tersebut," ujar Edy, Kamis (28/4/2021).

Edy menyebutkan, saat kondisi pandemi Covid-19 saat ini, petugas harusnya bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Bukan malah mengambil kesempatan dengan mendaur ulang alat pendeteksi Covid-19 itu.

"Saya minta kepada pihak kepolisian agar para pelaku diberikan tindakan tegas agar memberikan efek jera," tegasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya