Baca Juga: Terungkap! Ini Percakapan Habib Rizieq dengan Munarman saat HRS Baru Tiba di Indonesia
Rizieq mengaku geram kepada panitia. Sebab, kerumunan semakin tak terhindarkan. Lebih lanjut, acara Maulid biasanya digelar hingga waktu Shubuh tiba. Namun, masih dalam kondisi pandemi serta situasi di luar kendali sehingga pihaknya memutuskan untuk membubarkan.
"Betul, esok paginya kami menerima surat dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI terkait denda Rp50 juta. Kami pun tidak protes, kami terima denda itu kami bayarkan. Sebab, kami mengakui melanggar prokes. Kami pun membuat video permohonan maaf kepada masyarakat Jakarta, kami pun membatalkan seluruh agenda yang telah terjadwal," pungkasnya.
(Arief Setyadi )