"Di antara gambar dan rekaman video yang dibagikan rekaman pelecehan seksual yang parah terhadap anak-anak," kata keterangan jaksa yang dikutip dari Dailymail, Senin (3/5/2021).
Anggota dapat berkomunikasi lewat situs web dan saluran suara. Petugas mengatakan tiga tersangka memberi pengarahan kepada anggota tentang mode anonim untuk meminimalkan risiko terdeteksi.
Polisi Jerman tidak sendirian dalam mengungkap kasus ini. Mereka dibantu penyidik dari Belanda, Swedia, Australia, Amerika Serikat, dan Kanada. Situs porno anak ini kemudian dibekukan setelah pelaku tertangkap polisi.
(Susi Susanti)