JAKARTA - Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah melaporkan mobilitas orang saat libur Lebaran Idul Fitri 1441 Hijriyah ke tempat wisata naik lebih dari dua kali lipat atau tepatnya mencapai 100,8%.
“Kenaikan mulai terjadi pada saat Jumat tanggal 14 Mei dengan 15 Mei. Dan kalau kita lihat perbandingan hari Jumat, Sabtu disini dengan Jumat Sabtu pada saat libur itu terjadi kenaikan 100,8%. Jadi dua kali lipat kurang lebih terjadi pergerakan orang yang bergerak ke tempat wisata pada saat Libur Idul Fitri 1442 Hijriyah,” ungkap Dewi dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional secara virtual, Minggu (16/5/2021).
Dewi juga mengatakan untuk jumlah orang ditegur terkait kepatuhan protokol kesehatan juga lebih tinggi. “Juga hampir sama, di mana kita melihat terjadi kenaikan pada saat libur Idul Fitri di sekitar 32,49%. Dan pada saat Jumat, Sabtu kenaikannya mencapai 90,36%,” katanya.
“Kalau kita lihat memang rata-rata kepatuhan menjaga jarak cenderung lebih rendah dibandingkan dengan kepatuhan menggunakan masker di tempat-tempat wisata karena kemungkinan terjadi kerumunan pada saat libur Idul Fitri,” kata Dewi.
Dewi mengatakan angka kepatuhan protokol kesehatan antar provinsi sangat bervariasi. “Jadi meskipun di nasional mungkin angkanya baik namun masing-masing provinsi akan memiliki angka kepatuhan yang berbeda. Jika kita turunkan di level Kabupaten pasti akan terlihat angka yang berbeda,” katanya.