Terluka saat Kontak Tembak dengan KKB, 4 Personel TNI Dievakuasi

Riezky Maulana, Jurnalis
Rabu 19 Mei 2021 12:34 WIB
Prajurit TNI yang luka tembak dievakuasi. (Foto : Ist)
Share :

PAPUA - Aparat gabungan dari TNI-Polri kembali terlibat kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Ngalum Kupel pada Selasa (18/5/2021) malam. Kejadian itu bermula ketika 12 personel dari Satgas Pamrahan 310 dan 403 diadang kelompok tersebut saat melintas Kampung Seramkatop Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes Iqbal Alqudusy menuturkan, kejadian kontak tembak terjadi selama kurang lebih satu jam, mulai dari pukul 19.00 hingga 20.00 WIT. Akibatnya, empat personel Satgas tertembak di bagian kaki.

"Pengadangan yang berujung kontak tembak antara Satgas Pamrahwan TNI dengan KKB Ngalum Kupel, empat anggota TNI luka tembak di kaki," tutur Iqbal dalam keterangannya, Rabu (19/5/2021) siang.

Setelah baku tembak selama satu jam, personel yang terluka dilarikan ke RSUD Oksibil. Menurutnya, situasi saat ini sudah dalam posisi aman.

"Saat ini aparat TNI Polri sedang melakukan pengejaran terhadap kelompok Teroris Ngalum Kupel," katanya.

Diduga pelaku penyerangan adalah KKB Ngalum Kupel, Pegunungan bintang. KKB Ngalum Kupel pimpinan Lamek Taplo merupakan KKB asli Oksibil Pegunungan Bintang.

Baca Juga : Kontak Tembak TNI-Polri dengan KKB Kembali Terjadi di Pegunungan Bintang Papua

"Eksistensi awal KKB Ngalum kupel adalah saat pendeklarasian kodap pertahanan pasca memperoleh Senjata dan amunisi dari Helikopter M-17 yang jatuh milik TNI AD tahun 2019," tuturnya.

Baca Juga : 3 Warga yang Ditangkap Dekat Honai KKB Dipulangkan ke Keluarga

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya