Cerita Megawati Jadi Pengungsi saat Bung Karno Diasingkan Belanda ke Bangka

Binti Mufarida, Jurnalis
Minggu 30 Mei 2021 21:45 WIB
Tangkapan layar media sosial
Share :

JAKARTA- Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menceritakan kisahnya yang pernah menjadi pengungsi bersama ibunya, Fatmawati, yang saat itu Indonesia masih dikuasai oleh Belanda.

(Baca juga: Lebih Sadis dari John Kei, Dadang Buaya Satu-satunya Preman yang Berani Serang Markas TNI)

Saat itu, putri Proklamator sekaligus Presiden RI pertama Soekarno itu harus mengungsi di Kali Code Yogyakarta karena Bung Karno pada waktu itu diasingkan oleh Belanda ke Bangka.

“Padahal sudah anak presiden, saya pernah ngungsi juga lho. Kalau inget aku di Kali Code (Yogyakarta, red) situ, sama ibu saya. Karena bapak saya dibuang ke Bangka,” kata Megawati saat meresmikan 25 kantor baru PDIP di beberapa daerah secara virtual, Minggu (30/5/2021).

(Baca juga: Breaking News! Fadli Zon Terpapar Covid-19 Usai Dua Kali Divaksin)

Megawati menceritakan, pada saat itu, oleh Belanda, ibunya yakni Fatmawati harus tinggal di Istana Yogyakarta. Pada saat itu, ibunya, kata Megawati juga diminta untuk meminta biaya hidup kepada Sultan Hamengku Buwono IX, namun menolaknya.

“Disuruh Belanda ibu saya itu tinggal di Istana Yogya, ibu saya mana mau. Marah ibu. Jadilah ngungsi dicarikan tempat di Kali Code,” ungkap Megawati.

Dia masih mengingat, saat kecil, dirinya belum banyak memahami soal hidup. Sehingga saat itu dia merasa heran karena tak pernah diberi makan ayam kesukaannya.

“Urusan ayam, saya protes sama ibu saya. Kata ibu saya, ayam itu mahal. Eh terus lari ayam tetangga. Saya bilang itu ada ayam. Mana saya tahu itu ayam tetangga,” kenang Megawati sambil tersenyum.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya