Timbulkan Kontroversi, Arab Saudi Bela Keputusan Batasi Volume Pengeras Suara Masjid

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 01 Juni 2021 12:56 WIB
Foto: Reuters.
Share :

RIYADH – Pihak berwenang di Arab Saudi membela keputusan untuk membatasi volume pengeras suara di masjid-masjid di Kerajaan itu.

Pekan lalu, Kementerian Urusan Islam Arab Saudi mengumumkan bahwa semua pengeras suara harus disetel hanya pada sepertiga dari volume maksimumnya. Menteri Urusan Islam Abdullatif al-Sheikh mengatakan langkah itu diambil sebagai tanggapan atas keluhan dari masyarakat.

Sheikh mengatakan keluhan termasuk dari orang tua yang mengatakan pengeras suara mengganggu tidur anak-anak mereka.

BACA JUGA: Arab Saudi Batasi Penggunaan Pengeras Suara Luar di Masjid

Namun langkah tersebut ternyata memicu kontroversi dan reaksi di media sosial Kerajaan konservatif itu.

Tagar yang menyerukan agar musik keras dilarang di restoran dan kafe mulai menjadi tren.

Berbicara dalam video yang ditayangkan televisi pemerintah, Sheikh membela keputusan pemerintah terkait pembatasan volume pengeras suara masjid tersebut. Dia mengatakan bahwa mereka yang ingin sholat tidak perlu menunggu adzan Imam.

Dia menyebut orang-orang yang mengkritik langkah itu secara daring sebagai "musuh kerajaan" dan mengklaim mereka "ingin menggerakkan opini publik", demikian diwartakan BBC.

BACA JUGA: Pengeras Suara Masjid di Arab Saudi hanya untuk Azan dan Iqamah

Pembatasan tersebut diberlakukan saat Putra Mahkota Mohammed bin Salman terus berupaya menjadikan Arab Saudi lebih liberal dan mengurangi peran agama dalam kehidupan publik.

Pembatasan sosial telah dilonggarkan, seperti diakhirinya larangan pengemudi wanita. Tapi dia juga menindak kebebasan berekspresi di negara itu. Ribuan kritikus telah ditangkap dan dipenjarakan.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya