Ia menambahkan, Pasal 29 Ayat 1 UUD 1945 telah menyebutkan bahwa Negara berdasar atas ketuhanan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, tentu Pancasila menjadi bagian dari seluruh kitab-kitab agama di Indonesia dan tidak dapat dipisahkan antara keduanya.
"Jadi kalau memilih Pancasila berarti menghilangkan Alquran atau konsep agama dalam sila pertama. Padahal nilai-nilai yang ada dalam Alquran itu dipindahkan dan dinarasikan ke dalam Pancasila. Lalu diletakkan dalam sila pertama," paparnya.
Baca juga: Komnas HAM Periksa 8 Pegawai KPK Terkait Tes Wawasan Kebangsaan
Sehingga ia meminta pembatalan tes TWK kepada 75 pegawai KPK dan juga mendukung Presiden Jokowi yang meminta pembatalan kepada Ketua KPK, Firli Bahuri.
"Gara-gara pertanyaan salah, jadi prosesnya salah hasilnya pun salah, karena prosesnya tidak benar maka dibatalkan," tegas Anwar.
(Awaludin)