UNHCR Peringatkan Kekurangan Vaksin Covid-19 di Asia Pasifik

Agregasi VOA, Jurnalis
Kamis 03 Juni 2021 15:39 WIB
Vaksin Covid-19 (Foto: Reuters)
Share :

JENEWA - Badan pengungsi Perserikatan Bangsa Bangsa PBB (UNHCR) memperingatkan kekurangan pasokan vaksin Covid-19 yang sangat mencemaskan di Asia Pasifik, membuat kehidupan pengungsi dan pencari suaka semakin berisiko karena pandemi mematikan itu terus menyebar di seluruh wilayah.

Negara-negara di kawasan Asia-Pasifik menampung sebagian besar dari 80 juta pengungsi di dunia yang terpaksa kehilangan tempat tinggal. Negara-negara itu berjanji melibatkan pengungsi dan pencari suaka ke dalam program vaksinasi Covid-19.

Namun persediaan vaksin tidak cukup untuk mereka sehingga kelompok yang terabaikan itu termasuk yang terakhir mendapat vaksinasi. Dalam dua bulan terakhir, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sekitar 38 juta kasus Covid-19 dan lebih dari setengah juta kematian di kawasan Asia-Pasifik, kenaikan terbesar secara global.

UNHCR melaporkan pengungsi yang tinggal dalam lingkungan yang padat dan tidak bersih sangat rentan tertular Covid-19. Juru bicara UNHCR Andrej Mahecic mengatakan, jumlah penularan melonjak di kalngan pengungsi Rohingya di Cox's Bazar, Bangladesh sejak April lalu.

(Baca juga: Menlu AS Desak Amerika Tengah Atasi Akar Masalah Korupsi dan Kemiskinan)

Dia mencatat hampir 900.000 pengungsi tinggal di kamp terbesar di dunia yang padat penghuni itu.

"Sampai 31 Mei, terdapat lebih dari 1.188 kasus yang dikonfirmasi di kalangan pengungsi. Lebih dari setengah kasus-kasus itu tercatat pada bulan Mei saja. Kami juga melihat kenaikan yang mencemaskan dalam jumlah kasus COVID-19 di kalangan pengungsi dan pencari suaka di Nepal, Iran, Pakistan, Thailand, Malaysia, dan Indonesia,” ungkapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya