Haji 2021 Dibatalkan, Komisi VIII DPR Ungkap Simulasi Ibadah Haji saat Pandemi Belum "Ketemu"

Kiswondari, Jurnalis
Kamis 03 Juni 2021 17:17 WIB
Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)
Share :

JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PKB Maman Immanulhaq mengungkap bahwa simulasi haji saat pandemi masih belum ditemukan, sehingga berapapun jumlah kuota haji Indonesia yang akan diberangkatkan ke Arab Saudi akan sulit dijalankan, aplaagi Arab Saudi menerapkan standar tinggi untuk kesehatan.

"Kita juga tahu bahwa ini ada high standard yang diterapkan oleh Arab Saudi sehingga jamaah kita kalau berangkat dengan jumlah berapapun itu agak sulit, cuma 6 kali ke Masjidil Haram, cuma 5 kali di Madinah dan lain sebagainya, itu sampai hari ini simulasinya belum ketemu bagaimana bila itu bisa berangkat," kata Maman dalam Dialektika Demokrasi yang bertajuk "Nasib Jamaah Haji Indonesia" di Media Center DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (3/6/2021).

Maman menegaskan bahwa pembatalan ini selama 2 tahun berturut-turut semata-mata untuk keselamatan jamaah. Dan bangsa Indonesia harus memahami dan menghormati kebijakan otoritas Arab Saudi bahwa mereka tidak mau klaster Covid-19 muncul di perayaan keagamaan termasuk haji, sebagaimana yang terjadi India.

"Komisi VIII memahami apa yang diputuskan pemerintah dan mensosialisasikan ini ke masyarakat agar tidak ada hoaks, bahwa karena Indonesia masih menunggak dengan Arab Saudi, karena diplomasi Indonesia tidak optimal. Tidak, diplomasi sangat optimal dilakukan," ujarnya.

"Dan tidak hanya Indonesia, negara seperti Malaysia dan Turki yang concern dengan nilai ke-Islaman, tetap tidak bisa berangkat," sambung Maman.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya