JAKARTA - Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, akan diberi gelar Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) oleh Universitas Pertahanan (Unhan) di bidang Kepemimpinan Strategik. Penyemayan gelar rencananya dilangsungkan dalam sidang senat terbuka Universitas Pertahanan RI pada Jumat 11 Juni 2021.
Anggota Komisi VI DPR RI Evita Nursanty mengatakan, pemberian gelar Profesor Kehormatan kepada Megawati bukan hanya sah dan legal, namun juga layak diberikan mengingat kapasitas beliau sebagai tokoh bangsa. Pemberian gelar profesor kehormatan adalah hal yang biasa terjadi di dunia akademis, bahkan dalam lingkup internasional.
Baca Juga: Megawati Jadi Profesor Kehormatan Unhan, Apa Alasannya?
Ia mencontohkan, Moscow State University memberikan gelar Profesor Honoris Causa kepada Manmohan Singh, Perdana Menteri India ke-14.
"Menurut saya pemberian gelar Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) kepada Ibu Megawati bukan hanya sah dan legal, namun juga layak diberikan mengingat kapasitas beliau sebagai tokoh bangsa. pemberian gelar profesor kehormatan adalah hal yang biasa terjadi di dunia akademis, bahkan dalam lingkup internasional. Ia mencontohkan, Moscow State University memberikan gelar Profesor Honoris Causa kepada Manmohan Singh, Perdana Menteri India ke-14," kata Ketua Umum KBPP Polri dalam keterangannya, Rabu (9/6/2021).
Ditambahkan Evita, gelar tersebut layak diberikan mengingat kapasitas Megawati yang tidak hanya diakui di tingkat nasional, namun juga internasional. Terbukti melalui sembilan penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa yang beliau terima dari universitas ternama di dalam negeri dan luar negeri, di antaranya Universitas Soka dan Universitas Waseda di Jepang, Korea Maritime and Ocean University dan Mokpo National University di Korea, Fujian Normal University di China, serta Moscow State Institute of International Relation di Rusia.
"Gelar tersebut layak diberikan mengingat kapasitas Ibu Megawati yang tidak hanya diakui di tingkat nasional, namun juga internasional. Terbukti melalui sembilan penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa yang beliau terima dari universitas ternama di dalam negeri dan luar negeri, di antaranya Universitas Soka dan Universitas Waseda di Jepang, Korea Maritime and Ocean University dan Mokpo National University di Korea, Fujian Normal University di China, serta Moscow State Institute of International Relation di Rusia", tegas Evita.
Baca Juga: Hari ini, Megawati dan Prabowo Resmikan Patung Bung Karno di Gedung Kemenhan
Selain itu, lanjut Evita, penganugerahan gelar dari berbagai universitas ternama dunia tersebut tentu berdasarkan penilaian prestasi dan kapasitas Megawati sebagai tokoh bangsa di antaranya adalah selain sebagai presiden perempuan pertama di Indonesia, dalam kepemimpinannya melahirkan sejumlah lembaga/institusi negara antara lain Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).