KOTA BATU - Korban dugaan kekerasan seksual dan kekerasan fisik siswa Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, disebut Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mencapai 60 orang.
Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait mengungkapkan, perkiraannya ada sebanyak 60 orang yang diduga menjadi korban kekerasan seksual. Dari jumlah tersebut, 14 orang telah selesai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Jawa Timur.
"Untuk yang sudah BAP, dan visum, itu ada 14 orang. Kemudian, ada laporan yang masuk ke dinas di Kota Batu, dan belum lagi data dari Polda Jatim. Jadi, bisa sampai 60 korban," ujar Arist Merdeka.
Baca juga: Ini Pengakuan Korban Pelecehan Seksual oleh Pemilik SPI
Arist menjelaskan, tercatat, sebanyak 29 orang korban dugaan kekerasan seksual di Sekolah SPI, telah melapor ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Batu, melalui hotline yang telah disediakan.
Baca juga: Komnas PA Temukan Lagi Pelaku Kekerasan Seksual ke Siswa SPI, Total Ada 5 Orang
Pihak Polda Jawa Timur juga disebutkan Arist telah membuka hotline pengaduan kekerasan seksual terkait sekolah SPI. Jadi diperkirakan estimasi total pengaduan baik dari posko di Polda Jawa Timur, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Batu dan Polres Baru telah ada 60 laporan yang masuk.
"Masih ada penggalian atas laporan dari alumni, dan anak-anak yang masih bersekolah di sana," katanya.