Kisah Pembunuh yang Perlahan Hangus hingga Tewas di Kursi Listrik Selama 14 Menit

Susi Susanti, Jurnalis
Selasa 29 Juni 2021 14:02 WIB
Pembunuh yang meregang nyawa di kursi listrik selama 14 menit (Foto: Corbis)
Share :

"Itu berlangsung tiga puluh detik. Percikan api meletus dari elektroda yang diikatkan ke kaki kiri Tuan Evans,” tulisnya.

"Tubuhnya terbanting ke tali yang menahannya di kursi listrik dan tinjunya mengepal secara permanen,” lanjutnya.

"Elektroda tampaknya meledak dari tali yang menahannya di tempatnya. Kepulan besar asap keabu-abuan dan percikan api keluar dari bawah kap yang menutupi wajah Tuan Evans,” terang tulisan itu.

"Bau menyengat dari daging dan pakaian yang terbakar mulai memenuhi ruang saksi. Dua dokter memeriksa Tuan Evans dan menyatakan bahwa dia tidak mati,” tambahnya.

"Elektroda di kaki kiri dipasang kembali. Pukul 20:30 Pak Evans disengat listrik selama tiga puluh detik. Bau daging yang terbakar membuat mual,” paparnya.

"Lebih banyak asap keluar dari kaki dan kepalanya. Sekali lagi, para dokter memeriksa Tuan Evans. Para dokter melaporkan bahwa jantungnya masih berdetak, dan dia masih hidup,” lanjut tulisan itu.

“Saat itu, saya meminta komisaris penjara, yang berkomunikasi melalui saluran telepon terbuka kepada Gubernur George Wallace untuk memberikan grasi dengan alasan bahwa Tuan Evans sedang menjalani hukuman yang kejam dan tidak biasa. Permintaan grasi ditolak,” ungkap tulisan itu.

"Pada pukul 20:40, muatan listrik ketiga, berdurasi tiga puluh detik, melewati tubuh Tuan Evans. Pada pukul 8:44, dokter menyatakan dia meninggal. Eksekusi John Evans memakan waktu empat belas menit,” tambahnya.

(Susi Susanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya