4. Britania Raya dan Irlandia Utara (United Kingdom)
Britania Raya merupakan salah satu wilayah yang sejauh ini sudah beberapa kali menerapkanlockdown.
Dilansirdari Express.co.uk, dalam merespons varian baru Covid-19, kebijakan lockdown sempat diterapkan di negara-negara dalam negara berdaulat ini.
Lockdown dalam negara berdaulat ini dimulai pada 4 Januari lalu dan melonggar pada 8 Maret. Kelonggaran juga dilakukan mulai 29 Maret dan 12 April, di mana warganya diperbolehkan berkumpulm aksimal 6 orang.
Namun, Perdana Menteri Skotlandia Nicola Sturgeon masih melangsungkan lockdown sejak bulan Januari, dengan wacana adanya kelonggaran pada 17 Mei.
Kebijakan sosial ini hingga 21 Juni lalu belum dikabarkan dicabut sehingga sejauh ini dikabarkan negara tersebut masih melangsungkan lockdown.
Baca juga: Moeldoko Ibaratkan Ledakan Covid-19 seperti Pertempuran di Medan Perang
5. Jerman
Pada April lalu, negara Jerman menetapkan kebijakan lockdown dengan harapan kebijakan tersebut dapat diangkat pada akhirJuni.
Kebijakan ini dilonggarkan bagi warga yang sudah divaksin atau sudah sembuh dari Covid-19 serta melonggarkan kebijakan karantina bagi mereka yang melakukan tes dengan hasil negatif.
Dilansir dari express.co.uk, kota atau wilayah yang terdapat peningkatan dengan jumlah 100 kasus positif untuk setiap 100 ribu penduduk selama tiga hari berturut-turut, diwajibkan untuk menerapkan kebijakan lockdown.
Baca juga: Malaysia Guyur Bantuan Rp521,2 Triliun, Masyarakat Dapat BLT
(Fakhrizal Fakhri )