Keluarga Pasien Covid-19 Diminta Biaya Penanganan Jenazah & Ambulans

Isty Maulidya, Jurnalis
Selasa 06 Juli 2021 20:48 WIB
Ilustrasi (Foto : Sindonews)
Share :

TANGERANG- Jenazah warga Tangerang Selatan berinisial N (70) harus menunggu selama lebih dari 12 jam untuk dimakamkan. Alasannya, tak lain karena pihak rumah sakit yang merawat N sebelumnya, tidak kunjung memberikan pelayanan dan juga meminta biaya penangan jenazah dan ambulans bagi jenazah Covid-19.

Salah satu kerabat korban, Issak mengungkapkan bahwa N meninggal sejak Senin 5 Juli 2021, malam. Awalnya N mengeluhkan asam lambungnya naik dan nyeri punggung, namun kemudian N mengeluhkan sesak nafas dan oleh keluarga dibawa ke sebuah rumah sakit di bilangan Parung Serab, Ciledug, Kota Tangerang.

"Sampai di rumah sakit sempat dapat pertolongan, tapi tidak lama kemudian meninggal dan di Swab antigen oleh rumah sakit, hasilnya positif," ujar Isak saat dikonfirmasi pada Selasa (6/7/2021).

Keluarga pun tak ambil pusing oleh permintaan rumah sakit yang ingin menguburkan jenazah sesuai protokol pemakaman khusus Covid-19. Pihak rumah sakit, kata Isak, juga meminta sejumlah biaya untuk peti jenazah dan sewa ambulans sebesar Rp3,2 juta. Namun bukan persoalan biaya yang mereka risaukan, tetapi lambannya penanganan di rumah sakit tersebut.

"Mereka janjinya jam 10 tadi sudah bisa dimakamkan. Tapi sampai saat ini belum bisa kami bawa, keluarga mulai risau," jelasnya.

Baca Juga : Viral! Ojol Baku Hantam dengan Mata Elang di Mangga Besar Jakpus

Isak berharap pihak rumah sakit bisa dengan lapang hati memberikan penanganan yang baik. Apalagi sebelumnya pihak keluarga membawa sang ibu hanya karena penyakit lambung.

"Ibu kami hanya lambung. Kemudian meninggal dan di tes swab antigen dinyatakan positif, itu kami terima, tapi tolong berikan penanganan yang baik bagi keluarga kami yang sudah meninggal ini," kata dia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya