BIN Edukasi Pentingnya Protokol Kesehatan di Pondok Pesantren

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Minggu 11 Juli 2021 00:49 WIB
Tim Velox BIN edukasi protokol kesehatan (Foto: Istimewa)
Share :

JAKARTA - Dalam rangka mendukung pemerintah memutus mata rantai Covid-19, Tim Velox Badan Intelejen Negara (BIN) melakukan kegiatan dekontaminasi meliputi penyemprotan disinfektan dan sosialisasi terkait edukasi adaptasi kebiasaan baru (AKB) di Pondok Pesantren Hamalatul Quran Al Falakiyah.

Perwakilan medis Tim Velox Badan Intelijen Negara (BIN) dr Jares Clinton mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosalisasi dan edukasi kepada para santri, tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari guna memutus rantai penyebaran virus Covid-19.

"Tujuan kami mengunjungi pesantren dalam upaya memutus rantai penularan Covid 19 seperti kita ketahui kan santri-santri disini kehidupannya pasti disekitar sini, jadi kami ingin mengingatkan para santri untuk selalu menaati protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari agar mereka bebas dari penularan atau paparan virus Covid 19,” ujar Jares, Sabtu (10/7/2021).

Jares juga menuturkan kegiatan edukasi dan sosialisasi ini sesuai dengan protokol kesehatan dengan membatasi peserta yang hanya lima belas orang, serta menerapkan sosial distancing.

"Jadi sebelum kegiatan kami selalu menerapkan protokol kesehatan terlebih dahulu, jadi para audien atau santri-santri yang akan mengikuti acara sosialisasi dan edukasi disini dari tim kami akan melakukan pengecekan prokes terlebih dahulu yakni meliputi pengukuran suhu, cuci tangan menggunakan hand sanitizer, dan kami akan membagikan snack beserta masker dan juga vitamin secara gratis kepada santri ataupun para pengurus yang ada di pondok pesantren ini," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Tim Velox BIN juga memberikan bantuan sejumlah peralatan penanganan Covid-19 seperti masker, alat semprot disinfektan, hand sanitizer, vitamin dan lain-lain.

“Kami membagikan juga alat-alat kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ucapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya