"Saya mau ke Cikarang, mau jenguk istri saya sakit di Cikarang padahal lagi buru-buru. Kita kan bukan pekerja, tapi pedagang kelontong sekitar sini,"jelasnya
"Jangan menyulitkan orang yang susah malah makin susah. Sekarang kalau naik kendaraan umum lain, tau sendiri naik mobil elf aja udah 20 ribu, kalo naik kereta kan ngirit terus transportasi nya cepet ga terhambat. Kalo naik mobil udah macet nunggu penumpang,"imbuhnya.
Ia pun berharap pemerintah dapat meninjau kembali peraturan tersebut. "Di tinjau ulang, karena banyak orang yang susah jadi mau kemana-mana terhambat. Apalagi kalo kebutuhan mendadak, Ibadah dan makanan aja ada rukhsahnya dalam keadaan darurat itu YME yang menciptakan. Manusia masa tidak ada toleransinya begitu,"harapnya.
(Khafid Mardiyansyah)