SLEMAN - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendi menyebut, rencana perpanjangan PPKM memiliki banyak resiko. Oleh karena itu, harus ada gerakan bersama dalam membantu mereka yang terdampak akibat kebijakan PPKM ini.
Dengan demikian, diharapkan antara meningkatnya disiplin warga untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan standar PPKM serta bantuan sosial (bansos) bisa seimbang. Apalagi untuk bansos ini tidak mungkin ditangung sendiri oleh pemerintah
Baca juga: Malam Hari di Pulau Jawa Terasa Lebih Dingin, Ini Penyebabnya Menurut BMKG
Baca juga: Ini Kronologi Kades Jenar Mengamuk saat Hajatan Warga Dibubarkan Satgas
“Presiden tadi sudah menyampaikan perpanjangan ini memang banyak resiko, termasuk bagaimana supaya seimbang bersama-sama antara meningkatkan disiplin warga untuk mematuhi protokol kesehatan dan standar PPKM serta bantuan sosial (bansos). Karena bansos tidak mungkin ditanggung sendiri olah pemerintah. Gotong royong masyarakat termasuk civitas akademik juga harus ada gerakan membantu mereka yang kurang beruntung akibat kebijakan PPKM,” papar Menko PMK di Sleman, Jumat (16/7/2021).
Untuk itu semua stakeholder harus saling membantu dan bergandeng tangan dalam situasi seperti ini. Termasuk dalam hal pemberian masker kepada masyarakat bawah. Sebab masker ini bagi mereka termasuk barang mahal. Sehingga tidak mungkin hanya meminta kesadaran tanpa membantunya.