JAKARTA – Knalpot kendaraan yang bising seringkali menimbulkan kejengkelan dan masalah bagi warga yang tinggal di lingkungan sekitar pemilik kendaraan. Kejengkelan tetangga terkadang bisa berubah menjadi konflik, bahkan gugatan hukum, seperti yang terjadi di California, Amerika Serikat (AS).
Kasus terhadap Bryan Hillman pertama kali mengemuka pada Mei lalu, saat dia digugat sebesar USD10.000 (sekira Rp144 juta) oleh tetangga di depan rumahnya yang merasa terganggu dengan suara bising dari knalpot BMW-nya. Tetangganya mengklaim bahwa mobil Hillman yang bising dan gaya mengemudinya merusak "kenyamanan yang tenang di rumah mereka selama lima tahun."
BACA JUGA: Catat! Pakai Knalpot Bising Bisa Kena Denda Rp250 Ribu
Dia juga menuding Hillman telah menggunakan 'serangan verbal' dan mengintimidasinya dalam pertemuan sebelumnya, demikian diwartakan The Drive.
Tidak selesai sampai di situ, tetangga di belakang rumah Hillman juga ikut ambil bagian, melayangkan gugatan sebesar USD5.000 (sekira Rp72 juta) atas dasar bahwa "perilaku Hillman mengganggu ketenangan di propertinya karena penggunaan kendaraannya yang sembrono."
BACA JUGA: Picu Tawuran hingga Kecelakaan, Polisi Hancurkan 420 Knalpot Bising di Bogor
Menurut laporan Tire Meets Road, kedua kasus tersebut disidangkan pada hari yang sama, dengan hakim dengan cepat mengambil keputusan tentang masalah tersebut. Secara keseluruhan, penggugat diberikan masing-masing USD5.000 dan USD500 (sekira Rp7,2 juta), yang harus dibayar oleh tergugat.