"Saya rasa biasa saja ya soal pengecatan pesawat kepresidenan ini, tidak perlu terlalu dibesar-besarkan. Lagipula untuk membahas anggaran ini kan sudah melewati proses panjang dan sangat berhati hati, jadi disayangkan jika langsung dinilainya penghamburan," ujarnya.
Baca Juga: Heboh Ganti Cat Pesawat Presiden Rp2 M, Stafsus Mensesneg: Sudah Ada di APBN
Selain itu, Sahroni juga menyebut bahwa pengecatan ulang pesawat dan penanganan pandemi covid-19 adalah dua hal yang tidak berkorelasi, sehingga tidak bisa dikaitkan satu sama lain meskipun dilakukan di masa pandemi.
"Pengecatan pesawat dan pandemi Covid-19 ini dua hal yang berbeda. Jadi kalau mau menyampaikan kritik kan bisa ke isu-isu yang lebih strategis dalam program penanganan Covid-19 sendiri. Kalau soal pesawat sih itu kan untuk alasan keamanan. Sesuatu yang tentunya memang jadi perhatian kita semua," pungkas Wakil Koordinator Satgas Lawan Covid-19 DPR ini.
(Arief Setyadi )