Kepala BMKG Sebut Pengurangan Risiko Bencana Belum Maksimal, Ini Sebabnya

Fahreza Rizky, Jurnalis
Kamis 05 Agustus 2021 05:03 WIB
Ilustrasi bencana.(Foto:Dok Okezone)
Share :

Selanjutnya Deputi Bidang Instrumentasi, Kalibrasi, Rekayasa dan Jaringan Komunikasi, Suko Prayitno Adi, menerangkan sejumlah kelebihan yang dimiliki Sistem Peringatan Dini Multi Bahaya Geo-Hidrometeorologi yang dimiliki BMKG. Di antaranya, impelementasi yang mudah dan murah, memuat informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika dalam satu aplikasi, dan interaktif serta dapat difungsikan sebagai media koordinasi digital.

Selain itu, lanjut dia, sistem peringatan dini ini juga multi platform, dapat diintegrasikan dengan media sosial dan messaging system, dan dapat di kustomisasi sesuai kebutuhan pengguna dan berdasarkan lokasi.

"Sistem ini juga memiliki sistem keamanan yang terjaga dengan baik," imbuhnya.

Sementara itu, Presiden Ke-5 Indonesia Megawati Soekarno Putri mengatakan BAGUNA yang dibentuknya tahun 2005 silam mengemban misi kemanusiaan dengan membumikan semangat gotong royong membantu rakyat yang terkena bencana.

"BAGUNA harus hadir ditengah rakyat dan membantu korban bencana tanpa memandang latar belakang agama, suku, ataupun pilihan politik," tegasnya.

Megawati pun menginstruksikan kepada kader PDI-P di seluruh penjuru Indonesia untuk segera merespon segala informasi realtime yang bersifat darurat dari BMKG baik prakiraan, prediksi, maupun peringatan dini.

(Sazili Mustofa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya