Rekomendasi Hidangan Para Raja di Nusantara yang Bisa Kamu Coba #DiRumahAja

Karina Asta Widara , Jurnalis
Jum'at 06 Agustus 2021 11:53 WIB
Foto: Dok Freepik
Share :

Indonesia merupakan negara yang kaya dengan segala sumber daya alam dan keindahan yang memesona. Begitu pula ragam budaya, pariwisata, dan kulinernya yang melegenda. Cita rasa kuliner khas Indonesia tidak lepas dari rempah-rempah yang digunakan dalam proses memasak. Indonesia memang dikenal sebagai salah satu negara penghasil rempah terbesar di dunia. Dari sini dapat kita ketahui, bahwa sebuah sejarah bukan hanya dinikmati lewat museum atau sebuah pameran saja, melainkan juga bisa dinikmati dari hal lainnya seperti makanan.

Banyak kuliner Nusantara warisan para raja yang hingga kini masih lestari untuk dinikmati. Okezone punya rekomendasi beberapa resep kuliner di zaman kerajaan yang biasanya dihidangkan pada upacara atau acara-acara khusus untuk para raja, keluarga kerajaan, hingga tamu khusus kerajaan. Nah, mau tahu apa saja? Yuk, simak kuliner atau hidangan para raja yang bisa Anda coba #DiRumahAja.

1.Naniura (Sumatera Utara)

 

Foto (Instagram @Julitasimanungkalit)

Naniura merupakan makanan dari olahan ikan yang dimakan secara mentah, tapi tidak berbau amis. Makanan tradisional Batak Karo, Sumatera Utara satu ini menggunakan teknik tertentu supaya bisa menghasilkan rasa ikan yang tidak amis, yakni dengan merendam ikan dengan air asam jungga atau jeruk purut. Proses pengolahannya sendiri membutuhkan waktu yang cukup lama sekitar 4-5 jam, hingga daging ikan benar-benar matang sempurna.

Zaman dahulu, naniura merupakan hidangan spesial yang hanya disajikan untuk raja-raja Batak. Namun seiring waktu, kini naniura sudah dapat dinikmati oleh semua kalangan. Bahkan di beberapa restoran seperti di sekitar objek wisata Danau Toba, banyak yang menyediakan naniura sebagai daftar menu utama. Nah, untuk anda yang ingin membuat naniura sendiri di rumah yuk ikuti resep sederhana berikut ini. Jika Anda tak mau repot keluar rumah atau tak ingin membuat sendiri hidangan ini di rumah, Anda bisa beli di berbagai e-commerce #DiIndonesiaAja.

Resep Naniura

Bahan-bahan

• 1 kg ikan mas segar

• 3 buah asam jungga atau 10 buah jeruk nipis (ambil sarinya)

• 1 sendok makan Andaliman

• 100 gr kemiri, sangrai

• 5 cm lengkuas, parut, ambil airnya

• 10 cm kunyit

• 2 bunga rias (kecombrang/honje), kukus sampai empuk

• 10 siung bawang merah

• 6 siung bawang putih

• 100 gr cabai merah keriting

• Garam secukupnya

• Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat

1. Bersihkan ikan mas dari sisiknya. Kemudian filet ikan mas dan ambil dagingnya saja. Bagian kepala boleh dibelah menjadi dua bagian, sisihkan.

2. Goreng kunyit, bawang merah, dan bawang putih hingga matang, lalu sisihkan.

3. Blender bumbu (andaliman, kemiri, bahan yang sudah digoreng, cabai merah) dengan sedikit air hingga halus. Campur dengan air jeruk nipis dan sari lengkuas. Tambahkan garam secukupnya.

4. Balurkan seluruh ikan dengan bumbu. Bila masih tersisa lebih baik lagi jika ikan sampai terendam oleh bumbu.

5. Diamkan dan tutup selama minimal 5 jam, untuk mematangkan daging ikan dan bumbu meresap.

6. Sajikan bersama nasi panas ya.

2. Salad Huzaren (Daerah Istimewa Yogyakarta)

 

Foto (Instagram @graciasalad)

Salad Huzaren merupakan salah satu kuliner favorit Sri Sultan Hamengkubuwono VIII. Sajian yang awalnya berasal dari Belanda satu ini berisikan aneka sayuran dan telur rebus yang disiram dengan saus mayonais dan parutan keju di atasnya sehingga memiliki rasa yang sedikit asam dan gurih. Tentu saja yang menjadikannya terasa khas adalah tambahan rempah lada dicampur ke dalam sausnya. Untuk Anda yang mencoba membuat salad huzaren, berikut resepnya.

Bahan-bahan

• 250 gr wortel

• 2 buah ketimun

• 2 buah nanas madu

• 1/2 buah selada

• 2 telur rebus, pisahkan putih dan kuningnya

• 600 ml air

• 2 sdt cuka masak

• 4 sdm mayonais

• 3 sdm mustard

• 3 sdm maizena

• 1 sdt garam

• 4 sdm gula pasir

• 1 sdt lada

Cara Membuat

1. Potong-potong semua sayuran dan telur rebus sesuai dengan selera, lalu sisihkan.

2. Hancurkan kuning telur rebus dengan garpu.

3. Saus: masak jadi satu yaitu air, kuning telur rebus, mayonais, mustard, garam, gula pasir, lada, dan maizena. Setelah mengental, matikan api, masukkan cuka masak, lalu aduk.

4. Campur sayur dan buah beserta saus. Sobek-sobek selada, taburkan di atasnya, dan salad bisa langsung dinikmati.

3. Bebek Timbungan (Bali)

 

Foto (Dok Okezone)

Bebek timbungan adalah sajian istimewa yang merupakan hidangan raja-raja atau pejabat tinggi di Bali saat menggelar pesta. Makanan ini, memiliki cita rasa yang pedas dan gurih, dimasak menggunakan bumbu genep atau rempah khas Bali. Bebek timbungan memiliki tekstur daging bebek sangat empuk dan berlumur rempah yang rasanya meresap sampai ke dalam.

Sajian bebek timbungan ini memang sangatlah istimewa. Sebab, dahulu makanan satu ini ternyata hanya dipersembahkan untuk para raja, keluarga kerajaan, upacara khusus, dan tamu kerajaan.

Proses memasaknya memakan waktu hingga 15 jam, itulah yang menjadi salah satu alasan hidangan ini hanya dibuat untuk acara tertentu. Namun, seiring berjalannya waktu suguhan bebek timbungan kini bisa dinikmati siapa saja, termasuk para wisatawan yang berkunjung ke Bali.

Tapi, jika Anda mau membuat bebek timbungan ini sendiri #DiRumahAja, Anda bisa membuatnya dengan resep sederhana berikut ini atau bisa memesannya di berbagai e-commerce #DiIndonesiaAja

Bahan-bahan

• 1 kg bebek (dipotong-potong sesuai selera)

• 3 ruas jari kunyit

• 3 cabai merah besar dan 3 buah cabai rawit merah (jika sudah pedas, bisa disesuikan dengan selera)

• ½ sdt terasi

• Garam secukupnya

• ½ buah tomat

• 2 lembar daun salam

• 1 ½ gelas air

• 3 sdm air kelapa asli

• ¼ sdt penyedap rasa

• Minyak goreng secukupnya

• 1 sdm daun seledri

Cara membuat

1. Haluskan bumbu kecuali daun salam

2. Campurkan bumbu dengan bebek dan minyak kelapa diremas dan diaduk rata.

3. Tambahkan air hingga rata

4. Masak semua campuran sampai air menyusut, beri garam, penyedap rasa, dan terasi secukupnya. Jangan lupa tes rasanya dan jika sudah matang tambahkan bawang goreng serta daun seledri.

4. Ares (Nusa Tenggara Barat)

Nama kuliner satu ini memang terdengar asing ya. Namun, siapa sangka makanan yang bernama ares ini merupakan makanan khas para raja Mandalika, Lombok, NTB. Ares merupakan makanan yang terbuat dari pelepah pisang muda serta memiliki cita rasa gurih dan sangat cocok disantap sebagai sajian untuk keluarga tercinta #DiRumahAja.

Nah, penasaran cara membuatnya? Ini dia resepnya.

Bahan-bahan

• 1 kg batang pisang muda (kepok, susu, batu, atau radja)

• 8 buah cabai rawit

• 2 buah cabai merah besar

• 5 cangkir santan

• 11 butir bawang merah

• 3 siung bawang putih

• 1/2 sdt terasi

• 2 ruas laos

• 10 butir kemiri

• 1 ruas jahe

• 3 sdm minyak kelapa

• 1 ruas kunyit

• Garam secukupnya

• Gula secukupnya

• 5 helai daun jeruk limau

Cara membuat

1. Kupas batang pisang sampai bagian dalamnya yang muda, kemudian diiris-iris. Benang-benang yang terdapat antara irisan-irisan batang pisang tersebut dibuang sampai habis.

2. Batang pisang yang telah diiris diberi garam sambil diremas-remas, cara ini bertujuan agar ares menjadi lemas dan rasa sepatnya agak mengurang. Berikutnya diperas dan dicuci dengan air bersih lalu diperas lagi.

3. Ulek semua bumbu sampai halus, kecuali jahe cukup dimemarkan.

4. Bumbu-bumbu yang telah halus ditumis sampai aromanya keluar baru dimasukkan ares sambil diaduk.

5. Terakhir dimasukkan santannya dan dimasak hingga matang. Jika ares sudah lunak artinya sudah bisa disantap.

Tapi bagi Anda yang sibuk, tak perlu repot membuatnya sendiri, cukup dengan memesan secara online di berbagai pelaku UMKM dan e-commerce #DiIndonesiaAja.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan dengan adanya pandemi Covid-19, memperlihatkan betapa gigihnya masyarakat Indonesia, terutama pelaku ekonomi kreatif untuk berkolaborasi, beradaptasi, dan berinovasi.

“Saya mendukung penuh berbagai inisiatif yang dapat memajukan brand lokal untuk terus berkembang dan menguatkan satu sama lain. Dengan terus mengedepankan strategi inovasi dan kolaborasi,” ujar Sandiaga.

Pemerintah juga terus mengingatkan kepada masyarakat untuk melakukan vaksinasi Covid-19 dengan tujuan memutus rantai penularan virus corona hingga tercipta kekebalan komunal atau herd immunity. Disamping itu, bagi Anda yang terpaksa harus keluar rumah jangan lupa untuk tetap disiplin protokol kesehatan 6M, yaitu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, memakai masker dengan benar, menghindari kerumunan, menghindari makan bersama, dan mengurangi mobilitas.

Nah, buat Anda yang masih #DirumahAja dan ingin punya kegiatan seru bersama keluarga . Yuk, meriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76 dengan ikutan kompetisi #MelodiKemerdekaan dari Pesona Indonesia yang diadakan mulai dari 27 Juli sampai 20 Agustus 2021. Video-video kreasi terbaik akan berkesempatan di tayangkan di akun Instagram @pesonaid_travel, Youtube Pesona Indonesia, dan platform Rumah Digital Indonesia.

Cara ikutannya juga mudah lho. Anda bisa pilih salah satu lagu daerah favorit Anda, lalu upload video Anda di Instagram feed Anda serta jangan lupa supaya lebih menarik lagi, Anda bisa sambil menari dan bermain musik, atau menggunakan kostum dan aksesoris khas masing-masing daerah biar makin meriah. Mention akun Instagram @pesonaid_travel dan sertakan hashtag #MelodiKemerdekaan pada caption ya!

1. Juara 1 akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 1 juta rupiah

2. Juara 2 akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 700 ribu rupiah

3. Juara 3 akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 500 ribu rupiah

Serta, juara hiburan 100 ribu rupiah untuk 20 orang pemenang dan video-video kreasi terbaik akan berkesempatan ditayangkan di akun Instagram @pesonaid_travel, YouTube Pesona Indonesia, dan platform Rumah Digital Indonesia.

CM

(Yaomi Suhayatmi)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya