Meski telah melihatnya dengan sangat teliti, ternyata sulit bagi Soekarno untuk mengingat dan mengenali wajah wanita bule itu. Perawakannya yang tua dan badannya yang gemuk, membuat Soekarno hanya keheranan melihat mimik wanita itu.
"Mien Hessels," katanya lagi. Saat mendengar nama itu, awalnya Soekarno tampak tidak percaya. Bagaimana mungkin, wanita yang sempat membuat Soekarno bagai ditusuk hidungnya itu kini telah sangat berubah dan penampilannya sangat buruk.
"Ratuku yang cantik seperti bidadari itu sudah berubah menjadi perempuan sihir. Mengapa dia membiarkan dirinya sampai begitu? Dengan cepat aku memberi salam kepadanya, dan terus berjalan sambil mengucap syukur," kenang Soekarno.
Setelah pertemuan itu, Soekarno merasa bahwa caci maki yang disampaikan ayah dari Mien Hessels yang sempat menghancurkan dirinya, ternyata adalah rahmat dari Tuhan. Demikian pertualangan cinta Soekarno dengan gadis-gadis Belanda ini diakhiri. (din)
(Rani Hardjanti)