Mengenal Sejarah Kerajaan Batak Kuno di Balige

Tim Okezone, Jurnalis
Selasa 10 Agustus 2021 08:01 WIB
Rekam jejak kerajaan Bakkara (foto: Dok indonesia.go.id)
Share :

BAKKARA, kerajaan yang memiliki rekam jejak sejarah dengan tiga dinasti yang berbeda, sejak abad ke-7 hingga abad ke-19. Sejarah asal mula Batak, sekira 3.000 tahun lalu. Peradaban Batak dimulai melalui proses perjalanan sejarah yang panjang sebagai ras suku Proto Melayu (Melayu Tua). Suku ini terkenal mempunyai adat istiadat, tradisi, filosofi hidup dan kepercayaan yang sangat tinggi.

Sepanjang sejarah Suku Batak Kuno (Toba Tua) di Sumatera, pernah terdapat tiga dinasti kerajaan yang menyatukan berbagai kelompok suku yang mempunyai keterkaitan dengan beberapa suku dari India Selatan, pedalaman Myanmar (Burma)-Thailand dan Tibet, yang sebelumnya telah mendiami kepulauan dan Pulau Sumatera sejak abad sebelum masehi (+ 1.500 SM). Hal itu dilansir dari indonesia.go.id.

Pemimpin di antara pemimpin (Primus Interpares) suku membentuk dinasti yang menaungi kelompok klan, kerajaan-kerajaan suku di Tanah Batak (sampai dengan Aceh) dan selanjutnya Raja-raja Marga-marga dan Wilayah Huta.

Baca juga:  Perjalanan Panjang Masuknya Islam ke Tanah Batak

Ketiga dinasti itu yakni pertama dinasti Sori Mangaraja yang dipimpin oleh raja turun temurun dengan gelar Sori Mangaraja, yang merupakan adapatasi bahasa dari gelar Sri Maharaja. Dinasti ini berdiri hampir kurang 300-500 tahun sejak abad ke-7 hingga abad ke-12 M.

Baca juga:  Sisingamangaraja XII, Raja yang Pertahankan Tanah Batak hingga Titik Darah Terakhir

Pusat pemerintahan dan ibu kotanya terletak di Lobu Tua, Barus dan Pansur yang dijadikan kota pelabuhan dan pusat perdagangan. Akhir masa dinasti ini terjadi akibat serangan oleh kerajaan Chola yang berasal dari India dengan kerajaan Sriwijaya termasuk daerah kekuasaannya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya