Pada integrasi Kartu Digital Nikah dengan Taspen dilakukan agar jika ASN saat menikah kembali dapat langsung dilaporkan dan menghindari kerugian Taspen setiap bulannya.
"Terus dengan Taspen karena ini banyak PNS khususnya di Kemenag sebetulnya sudah menikah lagi tetapi tidak dilaporkan seringga Taspen mengalami kerugian setiap bulannya. Sehingga Taspen akan berintegrasi juga kepada kita,"jelas nya.
Sebelumnya kartu Digital Nikah adalah program Revitalisasi KUA yang digagas Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai salah satu program seratus harinya bertugas memimpin Kemenag sejak dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada akhir 2020. Pada 2021, program ini rencananya akan menyasar 100 KUA di Indonesia.
(Widi Agustian)