Komunitas Nanshan, Jejak Indonesia di Fujian China

Antara, Jurnalis
Kamis 12 Agustus 2021 17:28 WIB
Deretan restoran masakan Indonesia di Komunitas Nashan, Quanzhou, Provinsi Fujian, China timur. (Foto: Xinhua/Antara)
Share :

Fu mengunjungi Bali untuk kali pertama pada 2001. "Saya belajar Bahasa Indonesia dari orangtua saya dan tanpa disangka saya dapat berkomunikasi dengan warga Bali tanpa kendala apa pun," tutur Fu. "Kami bahkan memiliki logat yang sama dan itu memberi saya rasa kesan akrab."

Cai pergi ke Bali lebih dari 10 kali sejak 1996. Sebagai anggota inti tim kesenian di Komunitas Nanshan, Cai memimpin anggota yang lebih muda untuk menampilkan pertunjukan bagi warga Bali, bernyanyi serta menari dengan gaya yang memadukan karakter China dan Indonesia.

"Orang Indonesia keturunan China dan warga China yang ada di Indonesia belajar lebih banyak tentang China kontemporer dari jenis komunikasi ini," kata Cai.

Cai Jinji (kanan) mengajar seorang seorang warga memainkan alat musik tradisional angklung di Komunitas Nanshan, Quanzhou, Provinsi Fujian, China timur. (ANTARA/Xinhua/Chen Wang)

"Mereka mengagumi kehidupan kami di China sini, khususnya semua kebijakan yang mendukung kaum lansia."

Selain semua aktivitas pertukaran budaya, Nanshan dan Bali saling membantu di kala susah. "Tahun lalu ketika pandemi sedang parah di China, warga Bali memberikan banyak masker kepada kami," ujar Luo Ping, sekretaris partai untuk Komunitas Nanshan. "Tahun ini, giliran kami untuk memberi kepada mereka."

Menurut Luo, siswa taman kanak-kanak di Nanshan memiliki kelas untuk mempelajari bahasa, lagu, dan tarian Indonesia. Dengan begitu, mereka dapat memahami kisah-kisah nenek moyang mereka, serta berkontribusi bagi pertukaran budaya antara China dan Indonesia di masa depan.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya