Pada Oktober tahun lalu, dengan dukungan pemerintah setempat, Komunitas Nanshan mendirikan kawasan kuliner (food street) khas Indonesia untuk lebih mempromosikan berbagai kisah warga China perantauan. Fu menjadi salah satu orang pertama yang membuka restoran di kawasan itu.
Kini, siapa pun yang menyusuri jalanan di sepanjang kawasan itu akan mencium aroma berbagai masakan Indonesia.
Tidak jauh dari kawasan kuliner ini, terdapat taman adat masyarakat Indonesia yang selesai dibangun dalam setahun.
Fu mengatakan, saat pandemi berakhir nanti, ia akan pergi ke Bali untuk membeli tidak saja rempah-rempah bagi restorannya, tetapi juga dua patung batu khas Bali, kemudian meletakkan kedua patung tersebut di depan gerbang taman adat itu.
(Rahman Asmardika)