"Jangan sampai daerah slum ini, yang mestinya itu sebagian besar dia harus dapat, karena masuk kelompok enclave (daerah kantong) keluarga miskin ekstrem, banyak warga sangat layak tetapi tidak mendapatkan bantuan atau pembagiannya tidak merata. Padahal mestinya mereka harus dapat," ujarnya.
Muhadjir juga meminta kepada pihak Kementerian Sosial (Kemensos) bersama-sama Dinsos agar segera menangani penyempurnaan data. Dia kembali menegaskan agar penyempurnaan DTKS harus benar-benar melihat realita di lapangan. Karena dengan menetapkan data dari lapangan, masalah penyaluran bansos yang tidak merata bisa diatasi.
"Mudah-mudahan dengan pemantauan kunjungan lapangan ini atau uji petik, di mana kita tidak mungkin seluruh Indonesia kita lakukan), tapi kita mencari enclave-enclave, kantong kemiskinan ekstrem dan kemudian kita akan cari jalan keluarnya," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)