JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta, rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas pada daerah-daerah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-3 tidak dipaksakan.
Ia mengingatkan agar pihak sekolah tidak memaksakan siswa untuk mengikuti PTM, apabila orangtua atau walinya tidak mengizinkan.
"Sekolah diminta tetap menyiapkan infrastruktur pembelajaran jarak jauh, mengingat sekolah tatap muka juga masih bersifat terbatas," ujar Puan Maharani, Rabu (25/8/2021) dalam keterangan tertulisnya.
Menurutnya, pihak sekolah maupun kepala daerah setempat harus memahami kekhawatiran orang tua murid yang merasa belum aman dengan kondisi kedisiplinan akan protokol kesehatan di lingkungan sekolah dalam aktifitas PTM.
Baca Juga: Sambut Baik Pembelajaran Tatap Muka, PGRI: Kurangi Kebosanan Guru dan Siswa
“Sekolah harus memahami apabila pihak keluarga siswa masih memiliki kekhawatiran jika melepas anak-anaknya kembali ke sekolah karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Saya harap, sekolah bisa memfasilitasi setiap kebutuhan siswa,” tambah Puan Maharani.
Sebagaimana diketahui, dalam peraturan terbaru PPKM 1-3, pemerintah daerah dimungkinkan menggelar sekolah tatap muka secara terbatas seperti diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 35 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, Level 2 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali yang dikeluarkan pada 23 Agustus 2021.
(Sazili Mustofa)