Kiai Bukhori pun kini gantian mendengarkan kisahnya.
“Di Purwokerto, ada kiai pidato menjelek-jelekkan saya,” kata Gus Dur. Orang-orang pun tertawa.
Menurut kiai yang berpidato, orang-orang pada tertawa karena pidatonya. Padahal karena sarung kiai itu lepas di atas panggung, dan terlihat celananya yang panjang sampai lutut.
(Erha Aprili Ramadhoni)