KUDUS – Siswa sekolah di berbagai daerah mulai ikut pembelajaran tatap muka (PTM) awal September 2021. Tentunya kegiatan sempat ditiadakan selama setahun lebih akibat pandemi Covid-19 itu disambut riang gembira oleh para pelajar. Namun, kondisi memprihatinkan justru dirasakan siswa 4 Prambatan Kidul.
Siswa sekolah yang berada di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terpaksa mengikuti PTM di musala sekolah. Apa sebabnya? Berikut fakta-faktanya:
1. Ruang Kelas Ambrol
Hal itu terpaksa dilakukan karena tiga lokal kelas di sekolah tersebut ambrol. Kepala Sekolah SD 4 Prambatan Kidul Himawanto mengatakan, tiga lokal kelas di sekolah tersebut atapnya ambrol total sejak Desember 2020.
“Sudah dilaporkan namun belum ada perbaikan hingga sekarang,” ujarnya, Rabu (1/9/2021).
2. Tak Nyaman
Kondisi itu tentu sungguh memprihatinkan. Siswa SD Kelas III terpaksa mengikuti pembelajaran tatap muka di musala sekolah dengan lesehan. Selain harus berdesakan karena ruangan yang sempit, mereka juga kesulitan saat membaca dan menulis karena tidak ada meja.
Tak hanya itu, guru yang mengajar pun tampak tidak nyaman karena tak ada fasilitas yang bisa digunakan di musala seperti papan tulis.