Diakuinya, terungkapnya kasus ini setelah petugas mengetahui adanya video viral di media sosial (medsos). Berawal dari itu, petugas langsung melakukan penyelidikan.
Tidak perlu waktu lama, pelaku berhasil diringkus. "Pelaku kita tangkap di Teluk Dawan tanpa perlawanan," ujar Andi.
Kapolres menambahkan, dari keterangan pihak keluarga bahwa pelaku sering emosi.
"Kalau keterangan dari pihak keluarga Fauzan, melakukan kekerasan terhadap anak itu karena emosi. Namun, kejadiannya sudah berulang kali dilakukan," tandas Andi.
Akibat perbuatannya, pelaku masih ditahan petugas. "Saat ini, pelaku tetap kita periksa," imbuhnya.
(Awaludin)