Tewasnya Ranggalawe Membuat Wilayah Majapahit Jadi 2 Bagian

Avirista Midaada, Jurnalis
Jum'at 24 September 2021 08:02 WIB
foto: istimewa
Share :

KEKALAHAN Majapahit dari Ranggalawe membuat sang raja marah. Dyah Wijaya yang tengah menjabat sebagai raja pada 1309 - 1293 bersumpah akan mengalahkan Ranggalawe. Ia pun berujar akan menghancurkan Kotapraja Majapahit sendiri, bila tak berhasil menaklukkan Ranggalawe.

Alhasil Dyah Wijaya dan pasukannya langsung kembali menyusun strategi menyerang Tuban. Dikisahkan dalam buku "Hitam Putih Kekuasaan Raja - Raja Jawa Intrik, Konspirasi Perebutan Harta, Tahta, dan Wanita" tulisan Sri Wintala Achmad, pertempuran antara pasukan Majapahit dan Tuban tak terhindarkan.

 Baca juga: Puncak Kejayaan Kerajaan Majapahit dan Peran Sentral Sungai Bengawan Solo

Guna menghindari banyak korban dan menyadari kekuatan Tuban, Lembu Sora meminta izin kepada Dyah Wijaya untuk menghadapi Ranggalawe. Dyah Wijaya pun mengizinkan.

Konon Ranggalawe akhirnya dikepung dari tiga arah, Mahisa Nabrang dari timur, Gagak Sarkara dari barat, dan Majang Mekar menyerbu dari arah utara. Pertempuran sengit terjadi di arah timur antara pasukan Ranggalawe dengan pasukan Majapahit yang dipimpin oleh Mahisa Sabrang.

Baca juga: Sejak Kecil Gajah Mada Berguru ke Kaum Brahmana Sebelum ke Majapahit

Kuda Mahisa Nabrang berhasil dilumpuhkan oleh Ranggalawe, namun penunggangnya berhasil menyelamatkan diri. Hari selanjutnya, Mahisa Nabrang yang giliran melawan Ranggalawe. Perang itu berlangsung di seberang Sungai Tambak Beras.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya