Saat beristirahat inilah dia mendengar keributan, sebagai seorang pengawal, dia pun bergegas mencari sumber keributan tersebut. Piere kaget karena penyebabnya adalah Pasukan Tjakrabirawa. Pasukan ini lantas mengepung serta menodongkan senjata. Pierre tak berkutik.
Melihat hal yang tak beres dan demi melindungi atasannya, Pierre mengaku jika dirinya adalah Jendral AH Nasution yang dicari Pasukan Tjkrabirawa. "Saya Jendral Nasution,” serunya kepada Pasukan Tjakrabirawa.
Pasukan Tjakrabirawa pun langsung membawanya ke Lubang Buaya untuk disiksa dan akhirnya dibunuh dengan cara keji.
Baca juga: Monumen Lubang Buaya, Saksi Kekejaman PKI yang Punya Aura Mencekam
Namun, pasukan Tjakrabirawa sempat melepaskan tembakan saat mengetahui adanya orang yang kabur dari rumah tersebut. Orang itu merupakan AH Nasution.
Tembakan dari pasukan Tjakrabirawa itu pun melesat, masuk ke tangan Ade Irma Suryani Nasution, lalu menembus punggung gadis kecil Ade Irma Nasution.
Baca juga: Moeldoko: DNA Purnawirawan Intelijen Bangun Ketentraman, Bukan Ketakutan!