JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata menyebut, kasus rasuah yang ditangani KPK mayoritas melibatkan aktor politik. Tak sedikit aktor politik dari unsur legislatif maupun eksekutif yang terjerat berbagai kasus korupsi.
"Korupsi yang melibatkan para aktor politik, termasuk didalamnya anggota DPRD, merupakan jenis korupsi yang paling banyak ditangani oleh KPK," kata Alexander Marwata, Jumat (1/10/2021).
Baca juga: KPK Lantik Direktur Pelacakan Aset Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi
Alex, sapaan akrab Alexander, mengingatkan komitmen politik berintegritas kepada para aktor politik. Partai politik (Parpol) juga diminta oleh Alex untuk ikut menegakkan bahkan berkewajiban mengingatkan politik berintegritas kepada para kadernya.
"Untuk itu, seluruh pihak yang berkepentingan mulai dari partai politik sampai institusi dewan perwakilan rakyat, harus bersama-sama memiliki komitmen politik yang bersih dan bebas dari korupsi," terangnya.
Baca juga: Ditetapkan Tersangka Kasus Suap, 10 Anggota DPRD Muara Enim Ditahan
Diketahui sebelumnya, KPK menetapkan 10 anggota DPRD Kabupaten Muara Enim sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR. Sebanyak 10 anggota DPRD itu yakni, Indra Gani BS; Ishak Joharsah; Ari Yoca Setiadi; Ahmad Reo Kusuma; Marsito; Mardiansyah; Muhardi; Fitrianzah; Subahan; dan Piardi.