Ketika Gajah Mada Menolak Diberi Jabatan Strategis di Kerajaan Majapahit

Avirista Midaada, Jurnalis
Sabtu 02 Oktober 2021 17:59 WIB
Mahapati Majapahit, Gajah Mada (foto: istimewa)
Share :

GAJAH MADA merupakan patih terbesar Kerajaan Majapahit. Namun awalnya Gajah Mada enggan mengemban jabatan penting di Kerajaan Majapahit. Ia baru tampil sebagai patih saat Aria Tadah yang menjabat patih Majapahit mengundurkan diri, itu pun dengan proses yang panjang.

Dikisahkan dalam buku "Menuju Puncak Kemegahan Sejarah Kerajaan Majapahit" karya Slamet Muljana, saat masa kepemimpinan Tribuwanatunggadewi dan Rajadewi Maharajasa, Gajah Mada mendapat tawaran jabatan penting tersebut.

Baca juga:  5 Momen Pertempuran Hidup-Mati Ranggalawe, Majapahit Terbelah Jadi Dua

Tadah yang sebagai patih amangku bumi, saat itu memang tengah sakit dan sudah merasa tua. Sehingga Tadah meminta kepada raja Majapahit untuk menggantinya. Tadah pun mengajukan nama Gajah Mada kepada rani Majapahit untuk bisa menggantikannya.

Tadah beranggapan bahwa Gajah Mada adalah orang yang tepat karena kebijaksanaan dan sifatnya. Tapi sebelum mengajukan nama Gajah Mada, Aria Tadah terlebih dahulu mendekati Gajah Mada dan melobinya. Namun oleh Tadah, Gajah Mada ditawarkan di posisi sebagai patih, tetapi bukan patih amangku bumi. Ia meminta agar Gajah Mada membantunya dalam menjalankan tugas sebagai patih.

Baca juga:  Majapahit di Era Hayam Wuruk dan Gajah Mada, Masyarakat Muslim Bermukim di Ibu Kota

Namun Tadah sebenarnya hanya merayu Gajah Mada untuk bisa mengisi jabatan sebagai patih amangku bumi. Ia tahu bila Gajah Mada pasti akan segan dan tak mau langsung menerima permintaan menggantikannya sebagai patih amangku bumi sendiri. Maka agar tak merasa segan dan malu, Gajah Mada dibesarkan hatinya oleh Aria Tadah. Ia berkali-kali dirayu oleh Aria Tadah agar mau menjadi patih terlebih dahulu membantunya, sebelum nantinya memgemban jabatan sebagai patih amangku bumi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya