Warga Dihantui Kelaparan Akibat Covid-19 dan Ketidakstabilan Politik, Sistem Perbankan di Ambang Kehancuran

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Rabu 06 Oktober 2021 09:01 WIB
Warga miskin Myanmar dihantui kelaparan akibat ketidakstabilan politik dan pembatasan Covid-19 (Foto: World Bank)
Share :

  • Perlawanan di tengah kesulitan

Di kantor listrik negara di kota Khayan, sekitar 60 km arah timur Yangon, satu-satunya karyawan dari 43 orang staf, yang terus datang, adalah seorang eks kapten militer.

Sisanya melakukan mogok kerja. Lima belas orang dari mereka masih bertahan untuk melawan.

Tindakan kolektif mereka mengganggu kinerja rezim militer, namun ini menimbulkan biaya hidup yang tinggi.

"Saya saat ini tidak memiliki penghasilan, tetapi saya dan rekan-rekan bertekad tidak kembali bekerja untuk kepentingan militer," kata Khin Kyi Thar.

"Gaji saya 150.000 Kyat (Rp1,1 juta) dan saya sudah kehilangan uang sebesar itu sejak April,” lanjutnya.

"Ada kelompok pendukung di kota kami yang membantu saya dengan uang secukupya, tapi kemudian pemimpinnya harus kabur untuk menyelamatkan diri," katanya.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya