Warga Dihantui Kelaparan Akibat Covid-19 dan Ketidakstabilan Politik, Sistem Perbankan di Ambang Kehancuran

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Rabu 06 Oktober 2021 09:01 WIB
Warga miskin Myanmar dihantui kelaparan akibat ketidakstabilan politik dan pembatasan Covid-19 (Foto: World Bank)
Share :

  • Investasi pisang

Jenderal Min Aung Hlaing, telah berulang kali berbicara tentang niatnya untuk meningkatkan ekonomi.

Salah satu ide besarnya adalah mendorong masyarakat menanam pisang.

Dalam sidang dewan militer pada Juni, sang jenderal mendorong warganya agar menanam pisang Bluggoe perak dengan tujuan diekspor.

Pemimpin militer sebelumnya, Jenderal Than Shwe, juga mencoba proyek serupa supaya warga menanam jarak untuk menghasilkan minyak jarak, namun rencana itu berakhir dengan kegagalan.

Dibandingkan itu, menggenjot perkebunan pisang terdengar lebih realistis. Investor China telah berinvestasi di perkebunan pisang di Negara Bagian Kachin selama bertahun-tahun.

Namun, tidak mungkin memberi makan jutaan orang yang kesulitan untuk mendapatkan jatah makan berikutnya.

Sejak Mei, program Pangan Dunia (World Food Program) telah menyediakan makanan bagi 800.000 orang yang hidup rentan di pinggiran Yangon.

Namun badan tersebut mengatakan membutuhkan setidaknya USD86 juta (Rp1,2 triliun)untuk memberikan bantuan makanan selama enam bulan kepada 3,3 juta orang yang sekarang membutuhkannya.

(Susi Susanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya