AS dan Meksiko Bakal Rombak Strategi Perang Lawan Kartel Narkoba

Agregasi VOA, Jurnalis
Sabtu 09 Oktober 2021 03:44 WIB
13 ton kokain disita pada 2019. (Foto: Reuters)
Share :

Meksiko dilanda pertumpahan darah terkait kartel yang telah menyebabkan lebih dari 300.000 orang terbunuh sejak pemerintah mengerahkan militer dalam perang melawan narkoba pada 2006.

Banyak ahli percaya bahwa strategi militerisasi telah gagal karena telah mengakibatkan kartel terfragmentasi menjadi sel-sel yang lebih kecil dan lebih kejam, sementara obat-obatan terus membanjiri Amerika Serikat.

Kerangka kerja keamanan baru akan fokus "tidak hanya pada kejahatan, tetapi juga pada penyebab kejahatan yang mendasarinya," kata seorang pejabat senior pemerintah AS.

"Kami akan mencari cara untuk meningkatkan upaya bersama untuk mengurangi permintaan akan narkotika," katanya. 

Kedua negara akan terus memburu kartel-kartel, termasuk laboratorium dan rantai pasokan mereka, kata pejabat itu.

Strategi baru akan lebih menekankan pada penghentian aliran senjata api dan uang narkoba dari Amerika Serikat ke Meksiko, untuk mencegah kartel-kartel memperoleh pendapatan, tambahnya.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya