JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersyukur penanganan Covid-19 yang selama ini dilakukan pemerintah sudah menunjukkan hal yang positif. Akan tetapi, kata dia, ada sejumlah persoalan besar yang perlu dituntaskan di luar urusan kesehatan dan pertumbuhan ekonomi.
Jokowi mengatakan, bangsa Indonesia patut bersyukur bahwa penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini semakin membaik. Di mana, kasus aktif semakin menurun, tingkat penularan juga menunjukkan tanda-tanda melandai.
"Angka-angka kematian juga berangsur menurun," kata Jokowi di acara puncak peringatan HUT ke-57 Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (23/10/2021).
Sejalan dengan membaiknya penanganan kesehatan, kata dia, perekonomian bangsa Indonesia juga mulai menggeliat bergerak ke arah positif.
"Ekonomi kita tumbuh, neraca perdagangangan mengalami surplus, purchasing manajer indeks, manufaktur juga semakin membaik," ujarnya.
Baca juga: Kunjungi Papua Barat, Wapres Pimpin Rakor Penanganan Kemiskinan Ekstrem & Dialog dengan Tokoh Agama
Kendati demikian, Jokowi melihat di samping berbagai pertumbuhan positif tersebut, bangsa Indonesia juga masih banyak memiliki agenda-agenda strategis yang harus segera dituntaskan.
Baca juga: Bertolak ke Ambon, Wapres Pimpin Rakor Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem
Kepala Negara mengingatkan bahwa kemiskinan ekstrem akan menjadi tantangan setelah pandemi Covid-19 bisa terkendali.
"Di antaranya bagaimana kita mampu menyelesaikan kemiskinan ekstrem, bagaimana kita mendorong tumbuhnya semakin banyak lapangan-lapangan kerja baru, bagaimana kita mampu membuat UMKM kita naik kelas agar UMKM kita semakin kuat dan tangguh pasca pandemi ini," tuturnya.
"Pandemi Covid-19 telah mengajarkan banyak kepada kita, pentingnya respon cepat, respon yang tepat, yang bisa menjangkau dan melindungi masyarakat di seluruh pelosok tanpa terkecuali," katanya melanjutkan.
Baca juga: Pemerintah Kejar Target Nol Persen Kemiskinan Ekstrem di 2024
(Fakhrizal Fakhri )