Ramadhan menuturkan, bahwa dana itu kemudian nantinya akan digunakan untuk mengirim kader-kader JI ke sejumlah negara syam atau konflik. Misalnya seperti Suriah, Irak, dan Afghanistan.
Baca Juga: BNPT: Anggota dan Simpatisan Teroris Sebanyak 17 Ribu Orang Tersebar di Indonesia
Di negara tersebut, kata Ramadhan, kader-kader akan dilatih untuk meningkatkan kemampuan militernya ataupun menjalin komunikasi dan berdiplomasi dengan kelompok-kelompok radikal lainnya.
"Ini untuk meningkatkan kemampuan pasukan tempur dari anggota JI dan tentunya untuk meningkatkan kemampuan militer dari anggota JI tersebut," ujar Ramadhan.
(Arief Setyadi )